Kamis, 12 Maret 2009

Gunung berapi

Wikipedia bahasa Indonesia telah mencapai artikel ke-100.000: Luck By Chance!
Gunung berapi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gunung berapi Mahameru atau Semeru di belakang. Latar depan adalah kaldera Bromo, Jawa Timur, Indonesia.
Letusan gunung berapi dapat berakibat buruk terhadap margasatwa lokal, dan juga manusia.

Meskipun memang agak susah untuk mendefinisikan apa itu gunung berapi atau gunung api, namun secara umum istilah tersebut dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat dia meletus.

Lebih lanjut, istilah gunung api ini juga dipakai untuk menamai fenomena pembentukan ice volcanoes atau gunung api es dan mud volcanoes atau gunung api lumpur. Gunung api es biasa terjadi di daerah yang mempunyai musim dingin bersalju, sedangkan gunung api lumpur dapat kita lihat di daerah Kuwu, Purwodadi, Jawa Tengah. Masyarakat sekitar menyebut fenomena di Kuwu tersebut dengan istilah Bledug Kuwu

Gunung berapi terdapat di seluruh dunia, tetapi lokasi gunung berapi yang paling dikenali adalah gunung berapi yang berada di sepanjang busur Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Busur Cincin Api Pasifik merupakan garis bergeseknya antara dua lempengan tektonik.

Gunung berapi terdapat dalam beberapa bentuk sepanjang masa hidupnya. Gunung berapi yang aktif mungkin bertukar menjadi separuh aktif, menjadi padam, sebelum akhirnya menjadi tidak aktif atau mati. Bagaimanapun gunung berapi mampu menjadi padam dalam waktu 610 tahun sebelum bertukar menjadi aktif semula. Oleh itu, sukar untuk menentukan keadaan sebenarnya sesuatu gunung berapi itu, apakah sesebuah gunung berapi itu berada dalam keadaan padam atau telah mati.

Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magmar di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain daripada aliran lava, kemusnahan oleh gunung berapi disebabkan melalui pelbagai cara seperti berikut:

1. Aliran lava.
2. Letusan gunung berapi.
3. Aliran lumpur.
4. Abu.
5. Kebakaran hutan.
6. Gas beracun.
7. Gelombang tsunami.
8. Gempa bumi.


Tingkat isyarat gunung berapi di Indonesia
Status Makna Tindakan
AWAS

* Menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana
* Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap
* Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam



* Wilayah yang terancam bahaya direkomendasikan untuk dikosongkan
* Koordinasi dilakukan secara harian
* Piket penuh

SIAGA

* Menandakan gunung berapi yang sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana
* Peningkatan intensif kegiatan seismik
* Semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana
* Jika tren peningkatan berlanjut, letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu



* Sosialisasi di wilayah terancam
* Penyiapan sarana darurat
* Koordinasi harian
* Piket penuh

WASPADA

* Ada aktivitas apa pun bentuknya
* Terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal
* Peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya
* Sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal



* Penyuluhan/sosialisasi
* Penilaian bahaya
* Pengecekan sarana
* Pelaksanaan piket terbatas

NORMAL

* Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma
* Level aktivitas dasar



* Pengamatan rutin
* Survei dan penyelidikan


Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Jenis gunung berapi berdasarkan bentuknya
* 2 Klasifikasi gunung berapi di Indonesia
* 3 Lihat pula
* 4 Pranala luar

[sunting] Jenis gunung berapi berdasarkan bentuknya

Stratovolcano
Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), terkadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.
Perisai
Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai.
Cinder Cone
Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.
Kaldera
Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.

[sunting] Klasifikasi gunung berapi di Indonesia

Tipe A
Gunung berapi yang pernah mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600.
Tipe B
Gunung berapi yang sesudah tahun 1600 belum lagi mengadakan erupsi magmatik, namun masih memperlihatkan gejala kegiatan seperti kegiatan solfatara.
Tipe C
Gunung berapi yang erupsinya tidak diketahui dalam sejarah manusia, namun masih terdapat tanda-tanda kegiatan masa lampau berupa lapangan solfatara/fumarola pada tingkah lemah.

[sunting] Lihat pula
Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
Gunung berapi

* Gunung
* Daftar Gunung Berapi
* Geografi
* Gunung meletus

[sunting] Pranala luar

* (en) BBC: Proses terjadinya letusan gunung berapi
* Lebih lanjut mengenai gunung berapi.
* Pengenalan gunung berapi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi


Artikel mengenai geografi ini adalah suatu tulisan rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia mengembangkannya.

Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_berapi"
Kategori: Rintisan bertopik geografi | Geologi | Gunung berapi | Tektonik lempeng
Tampilan

* Halaman
* Pembicaraan
* Sunting
* ↑
* Versi terdahulu

Peralatan pribadi

* Masuk log / buat akun

Navigasi

* Halaman Utama
* Perubahan terbaru
* Peristiwa terkini
* Halaman sembarang

Pencarian

Komunitas

* Warung Kopi
* Portal komunitas
* Bantuan

wikipedia

* Perihal Wikipedia
* Pancapilar
* Kebijakan
* Menyumbang

Kotak peralatan

* Pranala balik
* Perubahan terkait
* Halaman istimewa
* Versi cetak
* Pranala permanen
* Kutip artikel ini

Bahasa lain

* Afrikaans
* Aragonés
* العربية
* مصرى
* Azərbaycan
* Беларуская
* Беларуская (тарашкевіца)
* Български
* বাংলা
* Brezhoneg
* Bosanski
* Català
* Česky
* Cymraeg
* Dansk
* Deutsch
* Ελληνικά
* English
* Esperanto
* Español
* Eesti
* فارسی
* Suomi
* Français
* Furlan
* Frysk
* Gaeilge
* Galego
* עברית
* हिन्दी
* Hrvatski
* Magyar
* Interlingua
* Ido
* Íslenska
* Italiano
* 日本語
* Basa Jawa
* ქართული
* 한국어
* Ripoarisch
* Kurdî / كوردی
* Latina
* Lëtzebuergesch
* Lietuvių
* Latviešu
* Македонски
* മലയാളം
* Монгол
* मराठी
* Bahasa Melayu
* Nāhuatl
* Plattdüütsch
* Nederlands
* ‪Norsk (nynorsk)‬
* ‪Norsk (bokmål)‬
* Nouormand
* Occitan
* Oromoo
* Polski
* Português
* Runa Simi
* Română
* Русский
* Sicilianu
* Scots
* සිංහල
* Simple English
* Slovenčina
* Slovenščina
* Shqip
* Српски / Srpski
* Svenska
* Kiswahili
* தமிழ்
* తెలుగు
* Тоҷикӣ
* ไทย
* Tagalog
* Türkçe
* Українська
* Vèneto
* Tiếng Việt
* ייִדיש
* 中文
* 粵語

Powered by MediaWiki
Wikimedia Foundation

* Halaman ini terakhir diubah pada 07:03, 23 Februari 2009.
* Seluruh teks tersedia sesuai dengan Lisensi Dokumentasi Bebas GNU
Wikipedia® adalah merek dagang terdaftar dari Wikimedia Foundation, Inc.
* Kebijakan privasi
* Perihal Wikipedia
* Penyangkalan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar